LATAMLA: Data di Amdalnet Masih Kosong
Menanggapi hal itu, LATAMLA melakukan penelusuran di situs resmi Kementerian Lingkungan Hidup RI. Berdasarkan data Amdalnet, PT Feni Haltim memang telah mengajukan permohonan dengan nomor registrasi 66305af866267 pada 30 April 2024.
Namun Direktur LATAMLA, *Syed Faiz Albaar*, menyebut sejumlah dokumen yang dipersyaratkan masih kosong. Di antaranya: Unggahan Berita Acara ANDAL dan RKL-RPL, Dokumen ANDAL dan RKL-RPL, Unggahan SK, hingga Dokumen SKKL dan Penerbitan SPPL.
“Perusahaan mengklaim telah mengantongi Dokumen AMDAL dan perizinan Lingkungan sejak setahun yang lalu. Di sisi lain, saat ini kembali membuka forum konsultasi publik. Ini mana yang benar?” tanya Faiz dalam siaran pers Nomor: 021.D.300-LATAMLA.11.2026, Senin 11 Agustus 2026.
Dokumen AMDAL Bukan Informasi Rahasia
Faiz merujuk UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik Pasal 11 ayat (1) huruf c. Menurutnya, dokumen AMDAL, RKL, dan RPL merupakan informasi yang wajib disediakan setiap saat.
“Informasi tentang Dokumen AMDAL, ANDAL, hingga Dokumen RPL-RPL, bahkan Surat Lampiran Pendukung dan Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan, bukan dokumen rahasia. Putusan Mahkamah Agung secara konsisten menegaskan dokumen AMDAL bersifat terbuka untuk menjamin hak partisipasi masyarakat,” tegasnya.












Komentar