Menurut mereka, ruang-ruang publik yang dihadiri masyarakat luas dapat menjadi momentum untuk menyampaikan aspirasi secara tertib, tanpa mengganggu jalannya kegiatan utama. Aksi tersebut menjadi pengingat bahwa perhatian masyarakat tidak hanya tertuju pada euforia olahraga, tetapi juga terhadap berbagai kebijakan strategis yang dinilai akan memengaruhi masa depan pembangunan dan kondisi fiskal Provinsi Maluku Utara.***
MOMEN NOBAR FINAL PIALA DUNIA 2026 DI TERNATE, WARGA BENTANGKAN SPANDUK PENOLAKAN PINJAMAN RP1 TRILIUN PEMPROV MALUKU UTARA









Komentar