Ekonom Sorot Akupansi Hotel Bintang Naik 22%, Desak KPK Usut Pola Belanja Pemprov
TERNATE. – Realisasi APBD Pemprov Maluku Utara sampai Juni 2026 memicu sorotan tajam. Dari total belanja Rp809 miliar, porsi belanja barang dan jasa menembus Rp200 miliar. Data Biro Pusat Statistik (BPS) Juni 2026 jadi sorotan: penggunaan kamar hotel, terutama hotel berbintang, melonjak 22%, dengan hotel bintang naik 14%. Rata-rata lama menginap hanya 1,3 malam.
Angka itu dinilai tidak wajar oleh Dr.Sofyan Abas, ekonom dari UMMU . Menurutnya, peningkatan okupansi hotel berbintang tidak diiringi lonjakan kunjungan wisatawan.
“Yang tumbuh 22% itu kamar dan fasilitas hotel. Hotel bintang naik 14%. Rata-rata nginap 1,3 malam. Ini mengindikasikan jasa hotel dipengaruhi belanja pemerintah, bukan meningkatnya aktivitas pariwisata,” ujarnya.














Komentar