Diduga “Memperkaya Pemilik Hotel” Lewat Uang Rakyat
Fenomena itu memunculkan dugaan: APBD dipakai untuk memperkaya pemilik hotel berbintang di Maluku Utara, terutama Ternate, dengan memanfaatkan kewenangan.
“Maka diminta ke KPK untuk melacak kebijakan Pemprov yang berpotensi memperkaya pemilik hotel dari uang rakyat,” tegasnya.
Kritik juga menyasar komponen belanja barang dan jasa. Pihak ketiga yang ditunjuk disebut memiliki jaringan sama dan diduga bagian dari unit usaha penguasa lokal. Pola ini dituding sebagai cara menghisap APBD lewat kekuasaan pejabat di lingkungan Pemprov.
Revisi APBD Berulang, Diduga Sesuai Kepentingan Kekuasaan








Komentar