oleh

Gak Ada Pintu Untuk Stop Perang Antara Iran vs US-Israel

Tony Rosyid : Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Teorinya sederhana: “Jika ada dua pihak berada dalam kepentingan yang sama dan tidak bisa dikompromikan, maka akan terjadi konflik”.

Amerika punya kepentingan menguasai geopolitik Timur Tengah. Selain kepentingan politik, juga kepentingan ekonomi. Dua kepentingan yang tidak bisa dipisahkan. Sementara Iran mengajukan opsi Amerika harus keluar dari Timur Tengah. Ini salah satu poin paling pokok dalam perundingan Iran dan Amerika di Pakistan beberapa hari ini. Tidak sepakat. Konflik !

Baca Juga  PEREMPUAN, API YANG TAK PERNAH PADAM DI DALAM SEJARAH (Sebuah Tanggapan atas Gagasan Jacob Ereste)

10 poin yang diajukan oleh Iran sebagian tidak mungkin akan bisa dipenuhi Amerika. Sebaliknya, 15 poin yang diajukan oleh Amerika, sebagian tidak bisa dipenuhi oleh Iran. Poin-poin yang tidak bisa dipenuhi itu adalah poin-poin krusial dan menjadi kebutuhan fundamental bagi masing-masing pihak.

Apakah negosiasi akan buntu? Pasti ! Sebelum diadakannya perundingan di Pakistan, sudah bisa diprediksi bahwa perundingan akan buntu. Kalau begitu, kenapa diadakan perundingan? Ini pertanyaan paling menarik untuk dijawab.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *