oleh

Catatan Dari Negeri Yang Sumpek : Tiada Hari Tanpa Korupsi


Oleh : Jacob Ereste 

Apapun reaksi banyak pihak dalam menanggapi riuhnya penangkapan aparat negara dan pemerintah yang terlibat dalam tindak kejahatan seperti penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi sejak akhir 2025 hingga awal 2026 mulai dari dua prajurit TNI yang diduga terlibat dalam penyimpangan distribusi BBM bersubsidi, patut diapresiasi positif, kendati kecurigaan terhadap pengalihan perhatian publik termasuk dalam penggelandangan tiga tersangka seusai dipecat sebagai Kepala BGN (Badan Gizi Nasional),

Baca Juga  CATATAN BUNG USSER ! FINAL PIALA DUNIA 2026: FINAL YANG MENGECEWAKAN — ARGENTINA TAMPIL BAK TIM DEBUTAN

Dadan Handayana dan Wakil Kepala BGN Letnan Jendral Lodewyk Pusung dan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya sebagai terduga korupsi dalam pelaksanaan program MBG (Makan Bergizi Gratis) yang tak kalah heboh akibat insiden keracunan yang terjadi di berbagai tempat, tanpa pernah dapat diketahui bagaimana penangan terhadap anak-anak yang sangat mungkin jadi terganggu secara fisik dan mental dari pertumbuhan dan perkembangan diri mereka, terutama untuk pertumbuhan dan kecerdasannya secara normal.

Baca Juga  ANTARA PEMANGKASAN TTP DAN BELANJA PEMERINTAH ?

Belum lagi heboh tentang dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jendral Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) secara bersama menerima praktek suap dengan sistematis dalam pengurusan izin tinggal warga negara asing yang berasal dari China. Dimana jumlah TKA di Indonesia semakin membludak dari 168.048 orang tahun 2023 terus bertambah menjadi 183.964 orang pada akhir tahun 2024. Artinya, selama waktu yang singkat itu jumlah TKA telah bertambah hampir 16 ribu orang. Padahal, semua TKA harus terintegrasi dengan baik dan harus dikenakan biaya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *