oleh

Sosio- Puasa | Hari -13/14 : MENJAHIT PULAU DENGAN CAHAYA SINYAL

Narasi Sosiologi Masyarakat Jaringan Manuel Castells

Oleh : M.Guntur Alting

Di sela riak selat yang memisah Ternate dan Halmahera.Ada jembatan tak kasat mata, ditenun dari serat cahaya.

Dulu, rindu harus menunggu jadwal kapal sandar. Kini, ia melesat di antara menara pemancar yang berjajar.

Satu ketukan jari, dan sunyinya Patani pun pecah. Dunia masuk ke ruang tamu lewat layar yang merekah.

Baca Juga  Sosio-Puasa | Hari ke-1/2 : KEMBALINYA TUHAN Di RUANG PUBLIK

Namun laut tetaplah laut, penyimpan rahasia dan sekat.Di atas gelombang digital, nasib manusia tak selalu berkat.

Ada yang berpesta di bawah naungan sinyal lima batang, ada yang mendaki bukit,memburu koneksi yang hilang.

Inilah kasta baru di negeri seribu pulau yang syahdu: antara yang terkoneksi dan mereka yang masih membatu.

Di grup-grup maya, dialek Melayu Ternate tetap bertalu, sejarah kesultanan dikemas ulang, tak lagi terasa debu.

Baca Juga  Sosio-Puasa | Hari -20/21 : MERAWAT MARTABAT DI TENGAH RITUAL -- Kritik Sosiologis atas Komodifikasi Anak Yatim

Mereka melawan sunyi dengan konten dan citra, menjadi modern tanpa harus kehilangan jiwa purba.

Sebab di Maluku Utara, digital bukan sekadar gawai di tangan. Ia adalah cara baru menjaga tradisi dari kepunahan.

–000–

Maluku Utara, sebuah provinsi kepulauan yang secara historis terfragmentasi oleh batasan geografis samudra, kini sedang mengalami rekonfigurasi sosial yang radikal.

Transformasi ini dapat dibedah melalui lensa sosiologi digital, khususnya teori Manuel Castells mengenai “Network Society.”

Baca Juga  Sosio-Puasa | Hari-16/17 : SUJUD DI BAWAH LANGIT YANG MEMBARA

Castells berargumen bahwa struktur sosial modern tidak lagi dibentuk oleh lokasi fisik statis, melainkan oleh jaringan informasi yang bersifat global namun bekerja secara lokal (glocal).

Di Maluku Utara, fenomena ini mewujud dalam pergeseran paradigmatik dari masyarakat agraris-maritim tradisional menuju masyarakat digital yang saling terhubung secara nonsinkron.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *