Any way, bicara pasangan pilpres bagi partai saat ini adalah sesuatu yang tabu. Pilpres masih tiga tahun lagi. Partai, khususnya yang masuk koalisi, lebih elok kalau bicara program untuk rakyat. Belum waktunya masuk dalam diskursus kontestasi. Ora elok. Gak bagus. Biarlah ini urusan para pengamat dan analis politik.
Betul kata Hasto, sekjen PDIP: pemilu masih lama. Fokus saja pada urusan rakyat. Hasto menjadi terlihat cerdas dan sangat kritis sejak menjadi oposisi. Tentu, berbeda ketika Hasto masih dalam koalisi. Hasto adalah representasi dari umumnya para politisi. Kritis saat jadi oposisi. Akan jadi “musisi” ketika masuk dalam koalisi.
Komentar Hasto menjadi warning buat PAN. Gak elok bicara capres-cawapres hari ini. Kecuali, jika manuver PAN ini memang dimaksudkan untuk menunjukan kesetiaannya kepada Prabowo. Kalau itu maksudnya, maka publik akan menilai PAN berlebihan dalam menjilat penguasa.
Jika pemerintahan Prabowo kedepan mulus, dan Prabowo berkesempatan untuk nyapres 2029, siapa yang akan dipilih Prabowo sebagai cawapres? Masihkan Prabowo akan tetap berpasangan dengan Gibran? Atau justru Prabowo gandeng tokoh lain dan Gibran jadi rivalnya?











Komentar