oleh

“Ela-Ela: Cahaya Iman dari Tanah Kesultanan”

Oleh: A.A. Hoda

Di setiap penghujung bulan suci Ramadhan, masyarakat Ternate memiliki sebuah tradisi yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga sarat makna spiritual: tradisi Ela-Ela. Pada malam ke-27 Ramadhan, jalan-jalan, lorong kampung, hingga halaman rumah dipenuhi cahaya lampu tradisional yang ditata dengan penuh kreativitas. Cahaya itu bukan sekadar penerang malam, melainkan simbol harapan, doa, dan kerinduan masyarakat terhadap datangnya malam penuh kemuliaan, Lailatul Qadar.
Tradisi Ela-Ela adalah contoh bagaimana agama dan budaya hidup berdampingan secara harmonis.

Baca Juga  LONCENG KEMATIAN DI LANGIT TEHERAN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *