oleh

Malut Institute Tolak Perusahan Zionis Yahudi Ini Kelola Panas Bumi Talaga Rano Hal-Bar

-HEADLINE-882 Dilihat

Halmahera dikatakan sudah mengalami peningkatan permintaan global. Kompleks nikel besar yang terutama didukung oleh Tiongkok telah mengubah sebagian wilayah pulau tersebut menjadi pusat pemrosesan yang terkait dengan rantai pasokan baterai kendaraan listrik.
Investor yang terhubung dengan Jepang dan Korea Selatan telah mendanai pabrik peleburan, pembangkit listrik, dan jaringan logistik untuk mengamankan akses mineral.

Baca Juga  Pemerintahan Prabowo Didesak Cari Investor Baru Pengganti PT. Ormat di Telaga Ranu, Jailolo

Hilangnya hutan meningkat pesat di kawasan industri. Perairan pesisir menghadapi peningkatan tekanan. Masyarakat sedang menyesuaikan diri terhadap perubahan ekonomi yang tiba-tiba.

Konsesi panas bumi menambah jejak industri jangka panjang pada ekosistem yang sudah menyerap dampak kumulatif. PT Ormat Geothermal Indonesia dikendalikan oleh Ormat Technologies, sebuah perusahaan yang dibangun diatas jaringan teknik, manufaktur, dan modal Israel.

Baca Juga  MIRIS ! Tak Cukup Gasak Tambang Nickelnya, Perusahan Tambang Milik Gubernur Sherly Ini Dituding “Tipu” Petani Gebe

Indonesia tidak menjalin hubungan diplomatik dengan Israel dan secara konsisten menyuarakan dukungan terhadap penentuan nasib sendiri Palestina.

Memperdalam hubungan komersial dengan perusahaan-perusahaan yang berakar di Israel menciptakan kesenjangan kebijakan yang nyata. Ketika pesan kebijakan luar negeri dan perilaku ekonomi berbeda, kredibilitas menurun. Posisi moral menjadi lebih sulit untuk dipertahankan. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *