oleh

Jawa Barat dan Rakyat Kecil Yang Lagi-Lagi Dikorbankan

Sekilas seperti kebijakan sangat mulia. Bahkan terlalu mulia. Suruh nganggur, lalu dikasih duit. Enak bukan?

Mari kita cermati. Pertama, larangan kerja terhadap gojek dan sopir angkot seolah menegaskan bahwa mereka adalah sumber masalah. Karena sumber masalah, maka pekerjaan mereka harus dihentikan. Meski bersifat sementara, tetap saja tidak bisa menghilangkan kesan bahwa para pekerja kelas bawah itu sebagai sumber masalah kemacetan.

Baca Juga  MENYEMAI BENIH KESADARAN DI RUANG KELAS

Apakah masyarakat Jawa Barat benar-benar tidak butuh angkot dan gojek saat lebaran? Ini pertanyaan fundamental yang mesti dijawab.

Lagi pula, tidak ada aturan di negeri ini yang para pekerja kelas bawah itu langgar. Bukankah negara ini menjamin pekerjaan apa saja bagi warganya selama tidak melanggar aturan. Clear ! Kenapa dilarang?

Kedua, apakah kompensasi buat mereka sebesar penghasilan yang mereka dapatkan? Dihitung pendapatan normal harian, atau pendapatan saat lebaran? Sebab, ini dua penghasilan yang berbeda.

Baca Juga  Pembicaraan Deadlock, Amerika Siap-Siap Serang Iran Dengan Kekuatan Terbesarnya

Ketiga, Kerja bukan hanya soal uang, tapi juga soal inspirasi, eksistensi, profesi, budaya, semangat dan harapan hidup, juga kesenangan dan networking. Banyak gojek, sopir dan akang becak berubah nasib karena networking ketika bekerja.

Yang pasti, bekerja bukan hanya soal uang. Tapi, bekerja berkaitan dengan pengalaman praktis setiap individu dalam merealisasikan eksistensinya, kata Soren Kierkegaard, filsuf asal Denmark abad 19.

Baca Juga  PELUIT YANG MENGIRIS HARAPAN DI GELORA BANDUNG LAUTAN API

Keempat, mengurai kemacetan haruskah dengan meliburkan mereka, kaum kecil? Ini kegagalan dalam rekayasa lalu lintas, lalu ambil jalan pintas dengan meliburkan pekerjaan kecil dan diberikan kompensasi. Sekilas memang seperti jalan keluar, tapi ini sesungguhnya menjadi cara malas mencari solusi yang produktif.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *