oleh

Diisukan Loby Kejati Malut, Gubernur Sherly Dinilai Melanggar juga Terindikasi Terlibat Dugaan Kasus RSP

-HUKUM-379 Dilihat

“James Uang bisa jadi bupati karena didukung penuh oleh keluarga Laos. Sejak itu, APBD Halbar seolah menjadi ‘ladang’ bagi kepentingan mereka,” ungkap Muslim.

Keputusan memindahkan proyek ke Jailolo juga dinilai mencederai keadilan sosial. “Di Jailolo sudah ada RSUD. Sementara masyarakat Loloda harus menempuh perjalanan berjam-jam hanya untuk berobat. Ini jelas mencederai prinsip keadilan sosial,” tambahnya.

Baca Juga  Akademisi Soroti Kasus Boboho, Cermin Buram Penegakan Hukum di Halmahera Utara"

“Kan beberapa waktu lalu ada kejadian warga loloda yang meninggal dunia karena masalah akses ke pusat layanan kesehatan, artinya RSP di Loloda sudah sangat tepat dan urgen”

Kementerian pun telah menghentikan pembangunan RSP di Jailolo karena dinilai menyalahi prosedur dan tidak sesuai dengan kajian teknis awal. Hal ini memperkuat dugaan bahwa proyek tersebut sarat kepentingan politik dan keluarga.

Baca Juga  Makan Bubur Panas : Kejati Maluku Utara Mulai Menyisir Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Rp.6 Miliar

Mualim minta kejaksaan Tinggi Malut tak tergoda oleh loby Sherly.

“Ini ujian besar bagi Kejati Maluku Utara. Apakah mereka akan tunduk pada tekanan politik, atau berdiri tegak membela hukum dan keadilan?” tantang Muslim.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *