oleh

UI, Telapak, dan Unkhair Akui Harita Nickel Sebagai Model Pertambangan Bertanggung Jawab

Dalam aspek pengelolaan air, Harita Nickel disebut telah menjaga keberlanjutan akses air bersih bagi warga, meskipun sumber air utama, Mata Air Kawasi, berada di luar wilayah operasional perusahaan. Perusahaan juga rutin melakukan pemeriksaan kualitas air dan membangun fasilitas pengolahan serta penyaluran air bersih untuk masyarakat.

Sementara itu, Perkumpulan Telapak melalui Tim Observasi Lingkungan menyatakan tidak ditemukan pencemaran dari limbah cair. Dickson Aritonang dari Telapak menyebut bahwa perusahaan telah berhasil mereduksi zat berbahaya dan menjalankan praktik pertambangan modern dengan pengawasan ketat.

Baca Juga  Sapa Ramadan Harita Nickel DongkrakPendapatan Pedagang Lokal Kawasi hinggaPuluhan Juta Rupiah

“Harita Nickel menjalankan praktik pertambangan modern dengan pengawasan ketat. Aktivitasnya tak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem,” tulis Dickson dalam laporannya.

Dari sisi kualitas lingkungan laut, Guru Besar Perikanan dan Ilmu Kelautan Unkhair, Janib Achmad, menyebut bahwa kualitas air laut di sekitar Desa Kawasi dan Soligi masih memenuhi baku mutu nasional. Parameter seperti pH, Biological Oxygen Demand (BOD), dan kekeruhan menunjukkan kondisi yang stabil dan mendukung kehidupan biota laut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *