“Salah satunya, Respons Cepat dan Kepedulian Nyata dalam Bencana Banjir Halmahera Barat”
Kecamatan Ibu, Halmahera Barat – Di tengah derasnya arus banjir yang melanda Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, pada awal Januari 2026, muncul satu nama yang menjadi sorotan positif: Harita Nickel. Perusahaan tambang nikel terintegrasi ini menunjukkan bahwa industri ekstraktif pun bisa menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan. Melalui program “Harita Nickel Peduli”, perusahaan ini tidak hanya mengirimkan bantuan logistik, tetapi juga menerjunkan Emergency Response Team (ERT) dan tim paramedis ke lokasi terdampak.
Aksi kemanusian di musibah banjir Halmahera barat adalah langkah kesekian HARITA dalam merespon bencana alam yang menimpa masyarakat.Belum hilang dari memori publik, bagaimana HARITA yang jauh di Obi bisa secepatnya terjun ke lokasi bencana banjir di Rua, Kota Ternate untuk membantu korban banjir.Dimana ada bencana di Maluku utara, pasti ada HARITA yang hadir untuk membantu
Langkah cepat dan terukur ini menjadi bukti bahwa Harita Nickel tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis, tetapi juga menjadikan nilai-nilai kemanusiaan sebagai bagian dari DNA perusahaan. Di tengah tantangan citra industri tambang yang kerap dikaitkan dengan kerusakan lingkungan dan konflik sosial, Harita Nickel justru tampil sebagai role model baru: perusahaan tambang yang hadir, peduli, dan bertindak nyata untuk masyarakat.
Aksi Nyata di Tengah Krisis
Banjir yang melanda tujuh kecamatan di Halmahera Barat menyebabkan ribuan warga mengungsi. Di tengah keterbatasan akses dan logistik, Harita Nickel bergerak cepat. Bantuan berupa beras, mie instan, air mineral, dan matras disalurkan langsung ke posko-posko pengungsian. Namun, bantuan ini bukan sekadar simbolik. Harita Nickel juga mengerahkan tiga tim ERT untuk membantu membersihkan puing-puing banjir dan dua tim paramedis untuk memberikan layanan kesehatan gratis.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, kami menyampaikan terima kasih kepada Harita Nickel. Bantuan logistik ini akan langsung kami salurkan kepada warga yang membutuhkan di tujuh kecamatan terdampak,” ujar Gunawan MT. Ali, Kepala Pelaksana BPBD Halmahera Barat.








Komentar