oleh

Dari Desa Tua ke Ecovillage: Warisan Gagasan Muhammad Kasuba dan Komitmen HARITA Nickel Membangun Kehidupan Baru Kawasi

KAWASI —Di pesisir selatan Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, berdiri sebuah kisah langka tentang bagaimana tambang dan masyarakat dapat tumbuh bersama. Kawasi, desa tua yang dulu identik dengan keterpencilan, kemiskinan, dan infrastruktur yang minim, kini bertransformasi menjadi Ecovillage, desa baru berstandar internasional yang menjadi simbol kemajuan industri berwawasan sosial dan lingkungan.

Transformasi itu tidak datang begitu saja. Dua dekade lalu, H. Muhammad Kasuba, Bupati Halmahera Selatan kala itu, telah meletakkan dasar gagasan besar: kemajuan industri tambang harus sejalan dengan kemajuan masyarakat lingkar tambang.

Baca Juga  Sapa Ramadan Harita Nickel DongkrakPendapatan Pedagang Lokal Kawasi hinggaPuluhan Juta Rupiah

Ketika investasi HARITA Nickel mulai masuk ke wilayah Desa Kawasi, Kasuba melihat peluang — bukan semata untuk eksploitasi sumber daya, tetapi untuk membangun peradaban baru di wilayah paling selatan Maluku Utara.

“Sejak beroperasinya HARITA Nickel di wilayah Desa Kawasi, saya mulai berimajinasi, kelak kemajuan HARITA Nickel harus sejalan dengan perkembangan Desa Kawasi yang bertransformasi menjadi desa maju dengan air bersih, listrik, sanitasi, informasi, dan pasar,” kenang Muhammad Kasuba dalam sebuah wawancara.

Baca Juga  Dari Simulasi hingga Terjun ke Lokasi, Harita Nickel Padukan Edukasi dan Aksi Nyata Penanganan Bencana

Visi itu lahir dari keprihatinan mendalam. Sebagai mantan kepala daerah, Kasuba menyadari bahwa di banyak wilayah tambang, kekayaan sumber daya justru menjadi kutukan bagi masyarakatnya.

“Ayam mati di lumbung padi,” begitu ia menggambarkan kondisi masyarakat lingkar tambang yang kaya sumber daya tetapi miskin kesejahteraan.

Dari imajinasi dan kesadaran itu lahirlah konsep relokasi Desa Kawasi ke kawasan baru yang disebut Ecovillage, desa berstandar internasional yang memadukan keselamatan, lingkungan, dan kesejahteraan sosial. Relokasi ini bukan sekadar karena operasi tambang, tetapi juga atas dasar keselamatan warga yang tinggal di pesisir rentan terhadap abrasi, erosi, dan ancaman tsunami.

Baca Juga  Peduli Korban Banjir Desa Yaba, Harita Nickel Salurkan Bantuan Logistik Bahan Bangunan

HARITA Nickel: Mewujudkan Visi dalam Tindakan Nyata

Kini, dua dekade berselang, visi Muhammad Kasuba menjelma menjadi kenyataan yang hidup. HARITA Nickel (PT Trimegah Bangun Persada Tbk/NCKL) bersama pemerintah daerah mewujudkan relokasi Desa Kawasi menjadi Ecovillage, sebuah kawasan permukiman baru yang menjadi contoh integrasi industri dengan pembangunan sosial.

Desa baru ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas publik:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *