oleh

UI, Telapak, dan Unkhair Akui Harita Nickel Sebagai Model Pertambangan Bertanggung Jawab

Halmahera Selatan, 11 November 2025 – Tiga lembaga independen, yakni Universitas Indonesia (UI), Perkumpulan Telapak, dan Universitas Khairun (Unkhair), menyatakan bahwa Harita Nickel telah menerapkan praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Hasil observasi yang dilakukan oleh ketiga lembaga tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan limbah dan sumber daya air oleh Harita Nickel memenuhi standar tinggi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga  Pustu Soligi, Harapan untuk Masa Depan Bebas Stunting

Pakar lingkungan dari Sekolah Ilmu Lingkungan UI, Tri Edhi Budhi Soesilo, menilai penggunaan teknologi Dry Stack Tailing Facility (DSTF) dan konsep Zero Waste Mining oleh Harita Nickel sebagai langkah maju dalam pengelolaan limbah. Menurutnya, pendekatan ini mengintegrasikan efisiensi industri dengan kepedulian terhadap lingkungan.

“Harita Nickel mengintegrasikan efisiensi industri dengan kepedulian lingkungan. Pendekatan ini layak menjadi acuan praktik pertambangan berkelanjutan di Indonesia,” ujar Tri Edhi, Selasa (11/11).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *