Di Desa Kawasi, air bersih adalah kebutuhan vital. Meski mata air utama berada di luar wilayah operasional tambang, Harita Nickel tetap mengambil tanggung jawab. Perusahaan secara rutin memeriksa kualitas air dan membangun fasilitas pengolahan serta distribusi air bersih untuk masyarakat.
“Ini bukan hanya soal teknis, tapi soal empati. Mereka memastikan masyarakat tetap punya akses air bersih, bahkan saat tambang beroperasi,” kata Dickson Aritonang dari Tim Observasi Lingkungan Telapak.
Laut Tetap Biru, Nelayan Tetap Melaut
Janib Achmad, Guru Besar Perikanan dan Ilmu Kelautan dari Unkhair, mengungkapkan bahwa kualitas air laut di sekitar Desa Kawasi dan Soligi masih memenuhi baku mutu nasional. Parameter seperti pH, BOD, dan kekeruhan menunjukkan kondisi yang stabil, mendukung kehidupan biota laut.
“Ini penting, karena laut adalah sumber penghidupan utama masyarakat pesisir. Dan Harita Nickel tidak hanya menjaga kualitas laut, tapi juga menjadi pasar tetap bagi hasil tangkapan nelayan,” jelas Janib.
Kepastian pasar ini berdampak langsung pada peningkatan pendapatan nelayan. Tak hanya itu, sektor pertanian pun ikut tumbuh. Petani dari Desa Buton dan Akegula kini rutin memasok lebih dari 27 ton sayur dan buah per tahun ke perusahaan, menjadikan pertanian sebagai sumber penghasilan yang stabil.
Pemberdayaan Perempuan dan Energi Bersih














Komentar