oleh

FEATURE : Harita Nickel dan Jejak Keberlanjutan dari Pulau Obi: Saat Pendidikan dan Kesehatan Menjadi Tambang Harapan Baru

-Feature News-521 Dilihat

Hasilnya berbicara. Hingga pertengahan 2025, 21 dari 25 anak di Desa Soligi berhasil keluar dari status stunting. Angka itu mungkin kecil di atas kertas, tapi besar dalam makna: setiap anak kini tumbuh sehat, bersemangat, dan punya masa depan lebih cerah.

Tambang yang Menambang Kehidupan

Keberhasilan dua program ini membawa Harita Nickel meraih Penghargaan Subroto 2025, ajang paling bergengsi di sektor energi dan sumber daya mineral Indonesia.

Penghargaan ini bukan sekadar penghormatan terhadap inovasi sosial, tapi juga pengakuan atas upaya perusahaan membangun model pertambangan yang benar-benar berkelanjutan dan inklusif.

Direktur Utama Harita Nickel, Roy Arman Arfandy, menyebut bahwa penghargaan ini adalah hasil kolaborasi dan kepedulian bersama.

“Kami percaya bahwa keberlanjutan hanya dapat tercapai apabila perusahaan dan masyarakat tumbuh bersama,” ujarnya.

Prinsip itu menjadi nafas di setiap langkah Harita Nickel. Di Pulau Obi, keberlanjutan bukan jargon, melainkan tindakan yang terukur, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga pelestarian lingkungan.

Dari Logam ke Energi Baru

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *