Oleh: M.Guntur Alting
DALAM Phaedrus, Plato bercerita tentang Socrates yang ragu pada tulisan.
Bagi filsuf Yunani itu, kata-kata yang dibekukan dalam teks sering kali kehilangan kehangatan dialog, tak bisa membela dirinya sendiri ketika disalahartikan.
Namun, di panggung politik yang riuh, justru dari kata-katalah kekuasaan diuji—atau dilunakkan.
Jumat kemarin, di Istana Negara, Margarito Kamis dilantik menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden.
Seorang akademisi hukum tata negara asal Universitas Khairun, Ternate, kini duduk di jajaran yang sama dengan Pratikno dan Hatta Rajasa.
Di balik kilat lampu kamera dan pakaian sipil lengkap, ada sesuatu yang bergeser: seorang penafsir hukum yang biasanya bersuara nyaring di ruang publik.













Komentar