“Makayoa selalu menekankan pentingnya menjaga norma, akhlak, dan saling menghargai antar-etnis di Maluku Utara. Kami ingin terus menjadi jembatan penghubung yang harmonis,” ujar Abuhari.
Dihadiri Rektor Hingga Pimpinan Partai
Musyawarah I Makayoa diprediksi akan berlangsung meriah dan konsolidatif. Pasalnya, akan melibatkan perwakilan warga Makayoa dari berbagai kabupaten/kota, seperti Halmahera Selatan (Halsel) dan Tidore Kepulauan.
Dukungan pun mengalir deras. Persiapan musyawarah ini mendapat atensi dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, akademisi, termasuk para rektor perguruan tinggi seperti Universitas Khairun, IAIN Ternate, Universitas Terbuka, hingga pimpinan partai politik dan pejabat daerah.
“Melalui musyawarah ini, kami berharap roda organisasi tetap solid, melahirkan pemimpin yang visioner, dan terus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat Maluku Utara,” pungkas Abuhari.















Komentar