oleh

HOT ! Peta Baru Pilgub Malut 2031 : Isu Koalisi Sherly Tjoanda dan Bassam Kasuba Mengemuka

-POLITIK-149 Dilihat

Namun menurutnya, dalam sistem politik liberal seperti di Indonesia, hal itu bukan mustahil.
“Tetapi itulah politik. Koalisi tak se-ideologis bisa saja terjadi, apalagi jika mereka sama-sama kebelet kekuasaan,” tambahnya.

Logika Politik: “Jalan Paling Mulus”

Sumber internal menyebut inisiatif koalisi ini datang dari kubu Bassam Kasuba. Alasannya sederhana: data.

“Bassam melihat Sherly sebagai petahana masih unggul jauh di berbagai survei. Sementara klan Kasuba masih sulit bertarung sendirian di level provinsi,” beber sumber tersebut.
“Jadi menumpangi speed boad cepat Sherly adalah pilihan Kasuba paling cerdas”

Logika itu dibenarkan secara tidak langsung oleh salah satu tokoh kunci klan Kasuba saat dikonfirmasi. Ketika ditanya soal peluang maju di Pilgub 2031, ia menjawab singkat:
“Gubernur Sherly masih unggul jauh di survei-survei tuh.”ujar dia membalas Komfirmasi media ini.

Selain itu, ada perhitungan jangka panjang. 2031 disebut sebagai periode terakhir Sherly Tjoanda yang telah berkuasa dua periode maka Pilkada malut 2036 nanti Bassam dalam posisi sebagai incumben..
“Pilkada 2031 nanti periode terakhir. Maka Bassam bisa jadi incumbent di Pilkada Malut 2036. Itu hitungan paling rasional,” kata sumber lain.

Tantangan: Restu Basis dan Luka Lama

Hingga kini koalisi Sherly-Bassam belum dikonfirmasi secara resmi oleh kedua belah pihak. Pertanyaan besar pun muncul: akankah pendukung Sherly menerima “perjodohan” ini?

Jejak perseteruan politik dua kubu ini masih “angat-angat kuku”. Basis politik Tjoanda-Laos dan Kasuba selama ini berseberangan di Pilkada 2024 lalu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *