oleh

Sherly Tjoanda Terpeleset Di Lubang Galian Nickel – Nama Tauhid Soleman Mencuat Sebagai Suksesor

-POLITIK-422 Dilihat

Maluku Utara, 2024. – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, yang sebelumnya dielu-elukan sebagai pemimpin visioner dan pro-rakyat, kini tengah menghadapi badai politik terbesar dalam kariernya. Skandal dugaan tambang nikel ilegal oleh perusahaan miliknya, PT Karya Wijaya, menyeret namanya ke jurang ketidakpercayaan publik dan mengancam peluangnya untuk kembali maju di Pilgub 2029.

Kasus ini mencuat setelah Satgas Penegakan Hukum (PKH) mengungkap bahwa pernyataan Kepala Dinas Kehutanan yang menyebut PT Karya Wijaya beroperasi secara legal ternyata tidak benar. Fakta ini menjadi pukulan telak bagi Sherly, yang selama ini dikenal vokal dalam isu perlindungan sumber daya alam dan kesejahteraan rakyat.

Baca Juga  "BOCOR HALUS — Lawatan Dr. H.M. Tauhid ke Bumi Saruma: Bukan Kunjungan Biasa"

Menurut Muslim Arbi, Secara politik, isu ini mengguncang peta kekuatan di Maluku Utara karena nilai kerugian dan danpak lingkungan terhitung sangat besar sehingga danpak politisnya pun sangat besar. Akibatnya nama Sherly yang sebelumnya disebut-sebut punya masa depan cerah kini dibayangi kontroversi besar. Di sisi lain, figur seperti Wali Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman, mulai disebut sebagai alternatif oleh sebagian kalangan yang menginginkan kepemimpinan daerah lebih bersih.
Muslim menyatakan, kasus ini bahkan mengalahkan kasus-kasus korupsi Gubernur -Gubernur sebelumnya demikian terhadap danpak kerusakan hutan dan lingkungan hidup.
“Bayangkan loh, Gubernur pertama divonis kasus korupsi 2 milyar sekian terkait dana darurat sipil yang terbukti H.Thaib sukses mendamaikan malut, kemudian kasus Gubernur AGK yang di duga ya, baru diduga karena proses hukumnya belum berkekuatan hukum tetap sekitar 100 miliar lebih, itu mereka berkuasa selama masing-masing 10 tahun loh”ungkap dia.
“Ini sherly Tjoanda baru jadi Gubernur baru 1 tahun sudah terkait kasus tambang yang dendanya 500 miliar lebih”papar Muslim.

Baca Juga  "BOCOR HALUS — Lawatan Dr. H.M. Tauhid ke Bumi Saruma: Bukan Kunjungan Biasa"

“Beda langit dengan aspal nih”tukas dia.

“Rakyat malut pasti kecewalah ternyata pilihan mereka lebih buruk dari sebelumnya”tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *