“Saya melihat ada kedewasaan politik di DPRD Kota Ternate periode ini. Di tengah sorotan dan kritikan publik yang keras, mereka tidak anti-kritik, tidak baper, dan tidak membalas dengan narasi-narasi yang tidak produktif. Mereka legowo dan tetap fokus bekerja,” ujar Bung Jek kepada media ini.
”ya politisi itu juga manusia yang tidak suci, tetapi sikap terbuka terhadao kritik itulah yang patut diapresiasi”imbuhnya.
Menurut Jek, sikap inilah yang seharusnya menjadi role model bagi lembaga legislatif di seluruh Indonesia.
“Lembaga legislatif adalah penyambung lidah rakyat. Konsekuensinya, harus ikhlas menerima kritikan publik. Justru dari kritikan itulah dewan bisa memperbaiki kinerja. Kalau dewan anti-kritik, itu ciri lembaga yang otoriter dan tidak demokratis,” tegasnya.








Komentar