oleh

Bersih-Bersih Ala Prabowo: 8 Pejabat Bulog-Bapanas Dicopot Gara-Gara Oplos Beras SPHP, Mentan Amran: Ini Perintah Presiden!

-HEADLINE-395 Dilihat

JAKARTA – PIKIRAN UMMAT||Komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk melindungi beras rakyat bukan sekadar jargon. Buktinya, hari ini, Menteri Pertanian merangkap Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, mengambil langkah super tegas: *mencopot 8 pejabat di lingkungan Perum Bulog dan Bapanas.*

Keputusan berdarah itu diambil setelah terbongkarnya skandal memalukan: dugaan pengoplosan beras subsidi program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjadi beras premium di Jakarta.

Baca Juga  DUA PESURFING MOROTAI TEMBUS PANGGUNG KEJURNAS 2026 di BALI

“Hari ini di lingkungan Bulog dan Bapanas ada 10 orang yang kami tindak. Dua orang diberikan surat peringatan, sedangkan delapan orang langsung kita copot,” tegas Amran dengan nada tinggi dalam konferensi pers di kediamannya, Jakarta Selatan, Kamis (29/10/2026).

Langkah ini, kata Amran, adalah bentuk pertanggungjawaban pimpinan dan cerminan langsung arahan Presiden Prabowo: jangan main-main dengan pangan rakyat.

Baca Juga  PENANGANAN KARHUTLA MALUT DISOROT! Akademisi: Gubernur Sherly Hanya Kunjungan Lambat Kebakaran di Takome Ternate, Taliabu, Halsel, Halut dan Haltim Tak Pernah Disentuh

Modus Licik: Beli Resmi, Bongkar, Oplos, Jual Majal

Amran membongkar modus culas para mafia beras yang bikin rakyat menjerit. Pelaku ternyata membeli beras SPHP melalui mekanisme resmi Perum Bulog via aplikasi Klik SPHP.

Setelah beras subsidi itu keluar dari gudang, kemasan resmi SPHP dibongkar, dimasukkan ke karung besar, lalu disulap.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *