Peringatan dari Presiden Pranowo Subianto untuk mewaspadai antek-antek asing, sungguh patut menjadi perhatian agar tidak sampai menggerus heroik kebangsaan segenap anak bangsa untuk ikut menjaga keutuhan dan kerukunan bangsa guna membangun masa depan yang lebih baik, sejahtera lahir dan batin. Karena itu, segala bentuk yang akan menggerus keutuhan bangsa untuk menjaga negeri kita dari rongrongan bangsa asing, dominasi tenaga kerja asing serta tekanan serta gesekan dalam bentuk apapun — ekonomi, politik, hukum, budaya dalam segenap aspek kehidupan harus dicegah, dilawan agar kita sebagai warga bangsa Indonesia dapat mewujudkan cita-cita proklamasi yang belum dapat diwujudkan sampai sekarang — setelah nyaris 100 tahun bangsa Indonesia merdeka. Sementara era Indonesia emas — masa kejayaan, sejahtera dalam bentuk lahir dan batin — sungguh sangat kita didambakan.
Jadi jelas, segala bentuk dari ketergantungan pemerintah terhadap kekuatan asing harus kita koreksi dan lawan, mulai dari bidang diplomasi ekonomi, politik, sosial dan budaya harus bersikap mandiri, menolak masuknya tenaga kerja asing hingga barang yang dapat diproduksi atau dihasilkan dari dalam negeri sendiri dari hasil kerja keras segenap warga bangsa untuk terus tumbuh dan berkembang semakin produktif dan cerdas. Karena itu pemerintah harus memberi kemudahan, bantuan dalam segala bentuk hingga segenap warga bangsa Indonesia dapat mandiri dan berdiri tegak mampu bersaing dengan keunggulan bangsa asing.















Komentar