Dampaknya langsung terasa ke ekonomi lokal:
1. Perhotelan : Okupansi hotel di Kota Ternate sudah full booked untuk masa tinggal peserta 5-6 hari.
2. UMKM & Kuliner : Pelaku usaha kuliner, perajin cenderamata, dan pedagang pasar diproyeksikan meraup peningkatan pendapatan.
3. Transportasi : Penyedia jasa transportasi lokal seperti ojek dan travel juga kebanjiran order.
Lebih dari Sekadar Rapat, Ini Panggung Ternate sebagai Kota Rempah
Bagi Rizal, Rakernas XII JKPI bukan hanya agenda organisasi. Ini adalah panggung strategis Ternate memperkenalkan jati dirinya.
“Rakernas XII JKPI bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum strategis bagi Ternate untuk memperkenalkan kekayaan sejarah, budaya, dan identitasnya sebagai Kota Rempah kepada para pemimpin daerah se-Indonesia,” tegasnya.
Pemkot Ternate pun mengajak seluruh komponen masyarakat ikut menyukseskan gelaran ini. Dengan dukungan semua pihak, Pemkot optimis Rakernas XII JKPI sukses digelar sekaligus menjadi *mesin penggerak roda ekonomi lokal*.
Catat tanggalnya: 26 – 30 Agustus 2026. Ternate, Kota Rempah, siap menyambut Indonesia.














Komentar