Beberapa waktu lalu Gubernur Sherly menyampaikan kepada seluruh ASN Provinsi Maluku utara bahwa akan ada Pemotongan TPP ASN dan PPPK dengan dalih tekanan fiskal, namun di sisi lain Gubernur Sherly Tjoanda hendak mengajukan pinjaman sebesar 1 triliun, yang tentunya menggadaikan APBD. Kebijakan ini tentunya menimbulkan sebuah anomali di mana pemotongan TPP sebagai langkah penghematan namun di sisi lain justru APBD dijadikan jaminan dari pinjaman 1T. Kebijakan Gubernur Sherly Tjoanda kiranya perlu dinilai sebagai sebuah kebijakan penganggaran yang sesat, karena tanpa dasar perhitungan yang transparan dan adil.***
PEMANGKASAN TPP DAN PINJAMAN 1 TRILIUN; KEBIJAKAN SESAT GUBERNUR SHERLY









Komentar