oleh

MENENUN KEMANUSIAAN DARI RERUNTUHAN — Refleksi dari Pameran Seni Ukraina

-Artikel/Opini-1218 Dilihat

Politik luar negeri kita yang bebas-aktif tidak boleh berhenti pada dokumen-dokumen diplomatik; ia harus berdenyut dalam solidaritas kultural yang tulus.

Menengok penderitaan rakyat Ukraina lewat kuas dan warna adalah wujud nyata dari kepekaan nurani—bahwa penderitaan di belahan bumi manapun adalah luka yang mengoyak kemanusiaan kita sendiri.

​Pada akhirnya, sejarah tidak hanya dicatat oleh para pemenang perang atau penguasa yang merobek peta dunia.

Baca Juga  Intermediary Finance Perbankan Pola Linkage Program dan Solusi Pembiayaan Sektor UMKM, MBG dan KMP di Indonesia.

Sejarah yang sejati dirawat oleh mereka yang tetap setia memelihara cinta kasih di tengah reruntuhan.

Lewat seni, Ukraina menitipkan pesan abadi:

“bahwa manusia boleh dihancurkan fisiknya, tetapi harapan dan jiwa merdekanya tidak akan pernah bisa dipadamkan.” (***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *