oleh

Ditolak Sekolah Rakyat, Cucu Kakek di Halsel Hampir Putus Sekolah. Ketua AMPP-TOGAMMOLOKA Hadirkan Solusi

-HEADLINE-941 Dilihat

Potret Ketimpangan Pendidikan di Wilayah Maritim

Maluku Utara merupakan wilayah maritim dengan 1,3 juta jiwa dan gugusan pulau-pulau serta pesisir panjang. Namun menurut Iram, keberlangsungan hidup dan akses pendidikan masih menjadi tantangan krusial akibat ketimpangan yang nyaris tak diperhatikan pemerintah.

Kisah Jahir Hayatu menjadi potret nyata: anak ingin sekolah, tapi terganjal administrasi.

Baca Juga  “Hotel Bela Makin Kaya, Rakyat Miskin", Ketua FPPPMU : APBD Dipakai Makmurkan Hotel, Bukan Rakyat

“Dengan kondisi latar belakang tete Latif dan dengan harapan yang kuat untuk cucunya bersekolah, terbalaskan sudah lelah kami,” pungkas Iram.

Ia berharap kisah ini menjadi evaluasi bagi pemerintah agar tidak ada lagi anak Maluku Utara yang terpinggirkan hanya karena label administrasi kemiskinan.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *