oleh

KRITIK ! Muzakir Dodaradaga: “Hotel Bela Sudah Jadi Fasilitas Publik, Jangan Tabu Kalau Jadi Tempat Demo”

-HEADLINE-353 Dilihat

Tuntut Kejelasan Status ke Publik

Jek meminta Pemprov Malut bersikap transparan soal penggunaan anggaran untuk Hotel Bela.

“Karena itu Pemerintah Provinsi perlu terbuka: status Hotel Bela sebagai fasilitas bisnis atau fasilitas publik yang dibiayai dari APBD Maluku Utara?” tanyanya.

“Kejelasan ini penting, untuk memposisikan Hotel Bela sebagai kediaman Gubernur atau Hotel Bela sebagai fasilitas bisnis,”pungkasnya.

Baca Juga  CATATAN USSER ! World Cup 2026: Antara “Pildunnya Trump” di AS dan “Kampung Pildunnya H.Ical di Fort Orange

Hingga kini belum ada kejelasan berapa besar anggaran yang digelontorkan Pemprov untuk menyewa Hotel Bela. Padahal, di tengah sorotan keterlambatan gaji PPPK dan penahanan DBH kabupaten/kota, penggunaan APBD untuk sewa hotel milik Gubernur sendiri dianggap rawan konflik kepentingan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *