oleh

Gubernur Sherly Mengeluh Tak Mampu Bayar Gaji PPPK, Ekonom Mukhtar Adam : Itu Dzolim

-HEADLINE-298 Dilihat

TERNATE — Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengeluh di depan Komisi II DPR RI tak mampu membayar gaji PPPK memicu tanggapan kritis pengamat ekonomi. Sherly menyebut Pemprov Malut tidak punya anggaran untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sampai akhir tahun 2026 sebagai buntu kebijakan efesiensi pemerintah pusat.

Baca Juga  Meritokrasi Ala Gubernur Sherly Dikritik “AMATIRAN”.Di Dinas Pertanian Dari Anwar ke Anwar Masih PLT

“Kami tidak punya cash flow untuk bayar gaji PPPK sampai akhir tahun,” ujar Sherly dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPR RI, Kamis 5 Juni 2026.

Keterangan itu langsung disambut kritik tajam dari pengamat ekonomi. Mukhtar Adam, ekonom Unkhair menyebut kebijakan gagal bayar gaji PPPK sebagai bentuk kedzoliman terhadap PPPK dan konsekuensi logis dari manajemen APBD Maluku Utara yang buruk dan “ugal-ugalan”.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *