oleh

SALUT ! Arena Nobar Pildun Kampung Piala Dunia Pemkot Ternate Tembus Laman Resmi FIFA, Sekda H.Ical : Bangga

-HEADLINE-200 Dilihat

TERNATE, 14 Juli 2026 — Siapa sangka, dari benteng tua di ujung timur Indonesia, Kota Ternate, sorak-sorai pendukung bola bisa mengguncang dunia.

“Kampung Piala Dunia” di Taman Filem Fort Orange, Kota Ternate kini benar-benar mendunia setelah videonya diunggah akun resmi FIFA dan viral di kalangan penggemar sepakbola global, khusus fans Argentina.

Tentu semua ini tak lepas dari gagasan dan kreasi sehingga menjadikan kampung piala dunia di taman Filem fort Orange, kota ternate bisa mendunia.

Baca Juga  HAMBAR ! World Enviromental Day, AR Fabanyo Skeptis Masa Depan Lingkungan Hidup di Tangan Gubernur Sherly Tjoanda

Rasanya Seperti Nonton di Stadion Mewah”

Oleh Rizal Marsaoly, Arena ini dikemas seolah membawa para fens menonton langsung di AS, Kanada dan Mexico.“Apa yang menjadi tempat atau fasilitas selama Piala Dunia berlangsung yaitu Kampung Piala Dunia di Taman Filem Fort Orange. Ini kami kemas seolah-olah kita berada di dalam stadion yang mewah, stadion yang megah dan eforia yang begitu dahsyat,”ujar Rizal.

Baca Juga  Polemik Tarian Cakalele, KH. Muhammad Kasuba: Serahkan Proses Hukum, Togale Diminta Menahan Diri dan Jaga Ketenangan

Ia menyebut Taman Filem hadir sebagai solusi. Selama ini warga Ternate nonton bola jam 4.00 pagi atau jam 10.00 pagi karena perbedaan waktu dengan Amerika. Nobar di rumah pakai infokus kualitasnya terbatas.

“Nah Taman Filem hadir sebagai solusi. Dengan kapasitas layar 5×3 meter resolusi P05. Resolusinya jauh lebih tajam menghadirkan sensasi serasa  kita nonton langsung stadion,”jelasnya.

Baca Juga  Ada Apa? Rapat KPK dengan Gubernur Sherly dan Jajaran Pemprov Malut Digelar Tertutup untuk Jurnalis

Dengan kapasitas ribuan orang, lokasi yang tidak di jalur utama, dan area parkir luas, Taman Filem menjadi ruang publik representatif untuk nobar.

“Ini salah satu strategi Pemerintah Kota menindaklanjuti instruksi Mendagri Bapak Tito Karnavian: setiap daerah harus menyediakan ruang publik untuk nonton bareng sekaligus”memberdayakan pelaku UMKM,”tegas Rizal.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *