Kapitalisme dan liberalisme merangsek semakin dalam menjadi ideologi atau sistem kehidupan warga bangsa Indonesia agaknya, tidak hanya dipicu oleh kemiskinan yang sudah terlalu lama dujanjkan oleh konstitusi kita unruk diberantas dan diatasi bersama kebodohan yang semakin membuat ketimpangan. Toh, para pelaku korupsi, penyelewengan dan penghianatan terhadap amanah rakyat umumnya dilakukan oleh mereka yang terdidik serta mempunyai jabatan bergengsi yang menandai mereka itu adalah para intekejtual namun nihil tentang nilai-nilai spiritual yang menjadi betuk konstruksi sekaligus arsitektur dari kepribadian manusia yang mulia sebagai fitrah makhkuk ciptaan Tuhan yang disebut khalifatullah di muka bumi. Dan usungan yang harus dan wajib serta dijaga adalah rahmatan lil alamin.
Lalu dimana posisi Pancasila sebagai way of life bangsa Indonesia ditengah himpitan dan desakan dari arus deras kapitalisme yang melahirkan anak turunannya yang kini kita sebut liberalisme yang sepenuhnya beroruentasi pada materialisme ?








Komentar