Jika tiga politic reasoning itu benar mengiang di kepala Onco, maka kata Bung Jek: “Alamat ASN jadi sapi perah”.
Padahal saat kampanye, gembar-gembornya beda.
“Saya tidak mau mengharap APBD, saya selalu ke Jakarta untuk lobi datangkan proyek,” begitu kata Sherly yang dikutip AR Fabanyo.
Dijawab buru-buru oleh Fabanyo : “Itu hanya pencitraan”.
Bijak? Tidak. Sumbu pendek? Iya. Solusinya cuma satu: potong hak ASN. Titik.
Melihat gelagat ini, rasanya… pemotongan TTP 10% bukan yang terakhir.
”Yah nasib, cuma bisa hela napas saja ni Onco”guman salah satu ASN sambil memberi pesan tegas “e jangan tulis Ana pe nama nanti Ana ancor tu Kaka Man”.Oke bro tenang !









Komentar