Pengamat bilang, ASN itu pangsa pasar paling potensial di Malut. Dipotong TTP-nya sama saja mematikan keran ekonomi daerah.
Lalu, apa yang ada di kepala “Onco” saat melontarkan ide yang terdengar buruk di telinga ASN ini ?
Pertama : Pemotongan TTP dianggap solusi tunggal untuk menambal krisis fiskal akibat efisiensi pusat yang menggerus APBD Malut hampir Rp800 miliar.
Kedua : Paket proyek tidak bisa disentuh. Malah butuh tambahan. Buktinya Pemprov ngajukan pinjaman hutang Rp1 Triliun.
Ketiga : Mengorbankan ASN lebih “rasional” ketimbang mengganggu proyek yang orientasinya langsung ke kepentingan… ya, Anda tahu lah.
Sorry to say, pada poin 3 ini bukan maksud hatiku menyentil isu manopoli proyek yang tengah santer disorot publik.









Komentar