TERNATE, 28 Juli 2026 — Kritik keras dilayangkan terhadap kepemimpinan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda. Ketua DPW Partai UMAT Provinsi Maluku Utara, Abdurahim Fabanyo, menyebut janji gubernur untuk “lobi dana pusat” hanya sebatas pencitraan dan tidak terealisasi.
Unggahan AR Fabanyo di Facebook itu menuai beragam tanggapan luas dari warganet.
Dalam postingannya, Fabanyo menyoroti inkonsistensi janji kampanye Sherly Tjoanda. Saat kampanye, Sherly disebut berjanji akan membangun Maluku Utara tanpa mengharap APBD.Namun kenyataannya, menurut pengamat, bukan saja APBD murni dari belanja modal, bahkan TTP sampai melalui skema hutang.
“Saya tidak mau mengharap APBD maka itu saya selalu ke Jakarta untuk lobi datangkan proyek,” demikian kutipan yang disebut Fabanyo sering diucapkan Sherly kepada masyarakat.
Namun menurut Fabanyo, ucapan itu hanya sekadar konten pencitraan.
“Ucapan itu ternyata hanya sekedar membuat konten untuk pencitraan sebagai suatu pembohongan publik,” tulis Fabanyo.
Ia juga menyinggung rencana Pemprov Malut berhutang Rp1 triliun dengan alasan percepatan pembangunan. Padahal jika proyek benar-benar didatangkan dari pusat, maka tidak perlu berhutang.








Komentar