oleh

“Bunga Utang Rp1 Triliun Bisa Bikin 200 KM Jalan Tani”

-HEADLINE-208 Dilihat

Pesan ke Pengambil Kebijakan 

Sofyan mendorong Pemprov berpikir ulang. Di tengah keterbatasan anggaran, setiap Rp100 miliar harus dihitung dampaknya terhadap PAD, pertumbuhan, dan kesejahteraan rakyat.

“Anggaran pemerintah terbatas. Pemimpin yang mampu mengelola akan cukup. Pemimpin yang gagal mengelola akan berutang dan membayar bunganya,” pungkasnya.

Hingga saat ini Pemprov Malut belum merinci peruntukan pinjaman Rp1 triliun dan kajian kelayakan termasuk proyeksi pembayaran bunga 7% per tahun tersebut.**

Baca Juga  EKONOM MINTA PEMPROV JANGAN “Ngeles”, DESAK GUBERNUR SHERLY STAY DI IBUKOTA SOFIFI SAJA"

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *