oleh

“Demo Kepung KPK” – AMPHI Tuntut Audit PLN Malut-Maluku, Seret Nama GM & Manager UP3 Ternate

-HEADLINE-301 Dilihat

Dugaan Potong Diskon 50% Tambah Daya & Proyek Jaringan Listrik Jadi Sasaran

Jakarta, Senin 29 Juni 2026 | Pukul 13.20 WIB

JAKARTA — Kantor KPK mendidih siang ini. Aliansi Mahasiswa Pemerhati Hukum Indonesia [AMPHI] menggelar aksi dengan Koordinator Lapangan M. Reza A Syadik.Mereka mendesak KPK turun gunung mengusut dugaan KKN di PT PLN UIW Maluku dan Maluku Utara.

Baca Juga  Sherly Disarankan Lebih Baik Mundur: “Kelemahannya Banyak Tapi Ambisius, Berpotensi Mengancam Daerah

Isunya berat: manipulasi biaya tambah daya listrik dan proyek jaringan yang diduga amburadul.

1. Dasar Tuntutan: Listrik Adalah Hajat Hidup, Bukan Lahan KKN
AMPHI menegaskan listrik sektor strategis sesuai Pasal 33 UUD 1945. Pengelolaannya wajib transparan, akuntabel, bebas KKN.

“Seluruh aktivitas PLN wajib berlandaskan prinsip transparansi, akuntabilitas, efisiensi, profesionalitas. Tapi muncul informasi dugaan penyimpangan program penambahan daya listrik [Watt/VA],” tegas AMPHI dalam orasinya.

Baca Juga  Gubernur Sherly Tjoanda Dinilai Bikin Hoax, MA : Dia Harus Minta Maaf Ke DPR RI dan Rakyat

Fokusnya: dugaan ketidaksesuaian penerapan diskon pemerintah 50% untuk biaya tambah daya. Artinya, rakyat diduga tetap dibebankan penuh, padahal ada subsidi diskon dari negara.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *