Tak hanya itu, anggaran pemeriksaan kesehatan dan perawatan kesehatan gubernur mencapai Rp500 juta per tahun atau sekitar Rp41,6 juta per bulan. Angka ini dianggap kontras dengan kondisi layanan kesehatan di pelosok Malut yang masih kekurangan fasilitas dan tenaga medis.
“Era Gubernur Medsos”: Likes Lebih Penting dari Jalan dan Sekolah
Uchok menilai fenomena ini mencerminkan pergeseran orientasi kepemimpinan di era digital. Popularitas di media sosial, kata dia, kini lebih menonjol dibanding capaian pembangunan nyata.
“Ini adalah era Gubernur Medsos. Jika dulu indikator kinerja adalah jumlah sekolah atau jalan yang dibangun, sekarang cukup diukur dari berapa likes, views, dan puja-puji netizen di kolom komentar,” ujarnya.
Ia juga menyoroti latar belakang kekayaan pribadi Sherly Tjoanda yang disebut sebagai salah satu kepala daerah terkaya. Dengan harta itu, Uchok menilai gubernur seharusnya mampu membiayai kebutuhan pribadi tanpa membebani kas daerah.














Komentar