oleh

BERITA NASIONAL — “UU Polri No. 5/2026 Disahkan Prabowo: Harapan Warga – Profesional, Humanis, Bukan Ancaman Demokrasi

-Nasional-132 Dilihat

“Bodycam, AI, hingga Disabilitas Masuk Korps. Tapi Publik Masih “Panggang Jauh dari Api”
Jakarta/Banten, 23 Juni 2026

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto resmi mengesahkan UU No. 5 Tahun 2026 tentang Perubahan Ketiga atas UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara RI, pada 17 Juni 2026. Pengesahan ini _dianggap_ langkah penting memperkuat arsitektur keamanan nasional di tengah tantangan global yang makin kompleks.

Baca Juga  HEBAT ! Walikota Ternate, Dr.H.M.Tauhid Soleman Kembali Raih Penghargaan Nasional

Tapi bagi warga, undang-undang setebal apa pun tak ada artinya kalau di lapangan masih “panggang jauh dari api”. Itu harapan besar yang kini menggantung di pundak Polri.

1. Inti UU Polri 5/2026: Polri “Zaman Now”*
Menurut pengamat Haidar Alwi, UU ini bukan sekadar revisi regulasi. Ini fondasi jangka panjang keamanan sebagai “infrastruktur utama pembangunan”. Logikanya: nggak ada stabilitas, nggak ada investasi, hilirisasi, swasembada pangan, ketahanan energi, sampai transformasi digital.

Baca Juga  Anggaran Kesahatan dan “Scin Care” Rp548 Juta Gubernur Malut Disorot Nasional

Poin strategis yang disorot publik:
1. Penanganan kejahatan siber diperkuat – Jawaban atas maraknya penipuan online, judi slot, data bocor.
2. Perlindungan proyek vital nasional – Dari smelter sampai bendungan.
3. Pemanfaatan AI + body worn camera – Rekaman patroli jadi bukti, minimalkan “permainan” di lapangan.
4. Pengawasan internal ditingkatkan – Propam harus lebih tajam dari gergaji.
5. Pendidikan HAM wajib – Biar presisi, bukan represif.
6. Usia pensiun disesuaikan – Diharapkan regenerasi lebih sehat.
7. Disabilitas boleh daftar – Sesuai kompetensi. Ini langkah inklusi yang lama dinanti.

Baca Juga  HEBAT ! Walikota Ternate, Dr.H.M.Tauhid Soleman Kembali Raih Penghargaan Nasional

“Pendek kata, tidak ada Indonesia Emas 2026 tanpa Polri yang profesional, modern, humanis, dan dicintai rakyat,” tegas Haidar Alwi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *