Sikap dan sifatdari konsistensi itu sendiri akan terus menerus teruji. Karenanya dalam kewajiban menunaikan sholat dalam tuntunan dan ajaran keagamaan, bagian dari maknanya yang penting diantaranya adalah untuk menjaga sikap dan sifat konsistensi yang harus senantiasa terjaga agar tidak sedikit pun jadi berkurang atau meredup, sehingga bisa terperosok pada sifat dan sikap munafik, musyrik. Jadi jelas dalam laku spiritual sikap dan sifat konsisten dapat ikut terjaga dengan baik. Sebab perilaku sederhana, ugahari, tidak songong, ikhlas dan jujur akan senantiasa terpelihara dengan baik.
Menjaga sikap dan sifat konsistensi yang tangguh dan kuat dapat dilakukan melalui lalu spiritual yang terpelihara dengan baik. Karena sikap dan sifat konsistensi yang kuatbl dan tangguh tidak datang dengan sendiri tanpa melalui proses pengembangan diri dalam pembentukan karakter yang kuat, tahan uji dan godaan hanya untuk menguntungkan diri secara materi apalagi untuk kedudukan atau kekuasaan yang gandrung menjadi incaran banyak orang. Sebab di dalam laku spiritual, etika, moral dan akhlak mulia manusia bisa terbingkai dengan baik, imun dari keculasan, kerakusan, ambisius serta sikap dan sifat buruk lainnya yang hanya diorientasikan pada hal-hal yang bersifat material – finansial – cuma bernilai duniawi semata.
Banten, 31 Maret 2026








Komentar