oleh

Benteng Oranje Gelap 1 Jam: Earth Hour 60+ Ternate Serukan Hidup Ramah Bumi

-Kota Ternate-135 Dilihat

Sekda juga menyinggung revisi RTRW Kota Ternate yang akan mempertegas perlindungan ruang terbuka hijau. RTH buatan seperti Taman Nukila, Skate Park, kawasan Benteng Oranje, hingga area pemakaman Islam akan dijaga. RTH alami seperti Danau Tolire dan Danau Laguna Ngade wajib dilindungi dari ekspansi pembangunan.

“Ruang terbuka hijau menjadi pekerjaan bersama ke depan. Di tengah perkembangan kota yang semakin pesat, fungsi kontrol terhadap kawasan hijau harus diperkuat agar kelestariannya tetap terjaga,” tegas Rizal.

Baca Juga  Kembalikan Fungsi Parkir, Disperindag Ternate Tertibkan Pedagang di Pelataran Pasar Higienis

Pembangunan Tak Boleh Lawan Lingkungan

Menurut Sekda, pertumbuhan kota dan pelestarian bumi harus sejalan. “Pembangunan dan pelestarian lingkungan tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Pemerintah daerah perlu memastikan bahwa pertumbuhan wilayah tetap memperhatikan keseimbangan ekologis agar bumi tetap terjaga bagi generasi mendatang.”

Earth Hour 60+ di Benteng Oranje malam itu jadi pengingat: menjaga bumi tak butuh langkah besar. Cukup satu jam gelap, satu charger dicabut, satu pohon ditanam. Jika konsisten, Ternate bisa jadi kota yang hijau, hemat energi, dan tangguh iklim.

Baca Juga  Siang ini, Walikota HM.Tauhid Soleman Lantik Firman Sjah dan Samin Marsaoly Sebagai Dirut dan Dewas Perumda Ake Gaale Ternate.

Sumber : (TimIKP Diskominfo Ternate)_

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *