oleh

Sekenario mengepung Iran Sedang Berjalan

Inggris menyediakan landasan pacu bagi pesawat-pesawat tempur Amerika untuk menyerang Iran. Sementara Perancis, dengan alasan membuka blokade dan menyelamatkan kapal-kapal tankernya, sedang mengerahkan kapal perangnya merapat ke Selat Hormuz. Kapal-kapal Perancis tentu akan siap membalas jika diserang oleh Iran.

Kenapa Inggris dan Perancis pada akhirnya bergabung, meski secara terbatas? Pertama, karena penutupan selat Hormuz telah mengganggu ketahanan energi di Eropa, khususnya gas. Kedua, Inggris dan Perancis punya mitra strategis berkaitan dengan kebutuhan energi dari negara-negara teluk yang terganggu dengan adanya perang di Iran ini. Di satu sisi, kedua negara ini menyesalkan penyerangan Amerika dan Israel ke Iran yang mengakibatkan pasokan energi negara-negara teluk ke Eropa terganggu. Disisi lain, kedua negara ini terpaksa ambil bagian dalam membuka blokade selat hormuz. Apalagi, di selat Hormuz ada kabel-kabel optic yang jika terputus akan dapat mengguncang perekonomian Eropa.

Baca Juga  PELUIT YANG MENGIRIS HARAPAN DI GELORA BANDUNG LAUTAN API

Selain keterlibatan Inggris dan Perancis, negara-negara teluk telah menyatakan kehilangan kesabaran untuk bertindak. Mereka merasa punya hak mempertahankan wilayahnya. Ini artinya, negara-negara teluk bersiap untuk ikut menyerang Iran dengan alasan mempertahankan diri.

Bagaimana posisi Rusia dab China? Dua negara ini tak pernah terlibat langsung dalam perang yang menimpa negara yang menjadi koleganya. Dua negara ini selalu mengambil posisi di belakang layar dengan mensuplai teknologi perang maupun intelijen. Pada akhirnya, Iran harus menghadapi sendiri persekutuan Amerika, Israel, Inggris, Perancis dan negera-negara teluk.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *