“Kalau kita bicara kerusakan hutan, itu bukan cuma soal pohon yang ditebang. Tapi juga soal ekosistem yang rusak, masyarakat adat yang kehilangan ruang hidup, dan generasi masa depan yang harus menanggung akibatnya,” tambahnya.
Muslim mendesak agar aparat penegak hukum dan lembaga pengawas lingkungan segera mengambil langkah tegas dan transparan dalam menangani kasus ini. Ia juga meminta pemerintah pusat untuk mengevaluasi kinerja pejabat daerah yang terindikasi terlibat dalam praktik-praktik yang merugikan negara dan lingkungan.
“Jangan sampai publik kehilangan kepercayaan karena kasus-kasus seperti ini dibiarkan tanpa kejelasan. Kita butuh pemimpin yang bersih, bukan yang justru mempercepat kerusakan daerah,” pungkasnya.***












Komentar