oleh

Sherly Tjoanda Disebut Lebih Parah dari Korupsi Gubernur -Gubernur Malut Sebelumnya, Muslim: Baru Setahun Sudah Rugikan Negara Ratusan Miliar

-HEADLINE-1339 Dilihat

Ternate – pengamat kebijakan publik, Muslim Arbi, melontarkan pernyataan tajam terkait kasus dugaan pelanggaran tambang yang menyeret nama Penjabat Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. Menurutnya, kasus ini bukan hanya mencoreng wajah pemerintahan daerah, tetapi juga menciptakan kerusakan lingkungan yang jauh lebih parah dibandingkan kasus-kasus korupsi yang pernah menjerat para gubernur sebelumnya.

Baca Juga  DR.HENDRA KARIANGA, SH.MH : HASIL INVESTIGASI SAYA KEMUNGKINAN BELA 72 ITU DILEDARKAN

Dalam pernyataannya, Muslim membandingkan kasus Sherly dengan dua mantan Gubernur Maluku Utara, yakni H. Thaib Armaiyn dan Abdul Gani Kasuba (AGK). Ia menyebut, meski keduanya pernah tersandung kasus hukum dalam masa kekuasaan masing-masing 10 tahun atau dua periode, skala kerugian negara dan dampak lingkungan yang ditimbulkan tidak sebesar kasus tambang yang kini mencuat.

Baca Juga  Biaya Laut Mahal Picu Inflasi Maluku Utara Tembus 5,85 Persen, Akademisi: Rakyat Menanggung Ongkos Tata Kelola yang Lemah

“Bayangkan loh, Gubernur pertama, H. Thaib, divonis dalam kasus korupsi dana darurat sipil sebesar Rp2 miliar lebih. Tapi saat itu, beliau juga sukses mendamaikan Maluku Utara pasca-konflik. Lalu Gubernur AGK, yang kasus nya dihentikan dan belum Inkrah yang diduga terlibat dalam kasus korupsi senilai lebih dari Rp100 miliar. Tapi itu pun setelah 10 tahun menjabat,” ungkap Muslim kepada wartawan, minggu (8/2/2026)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *