oleh

Prabowo-Anies Dalam “Negative Correlation”

Relasi sosial Prabowo dan Anies tidak ada masalah. Pasca pilpres 2024, masing-masing punya panggung dan kontribusinya sendiri. Prabowo urus negara dengan semua dinamika ekonomi dan uapayanya menghadapi kejahatan korupsi dan dominasi oligarki yang diwariskan dari generasi ke generasi. Sementara Anies sibuk keliling kampus nasional maupun internasional, memberikan pencerahan dan spirit pemberdayaan kepada para mahasiswa.

Baca Juga  IRAN, "BATU SANDUNGAN" BERAT BUAT DINASTI ROTHSCHILD

Belakangan, Anies didaulat oleh Partai Gerakan Rakyat untuk menjadi icon dalam konsolidasi kebangsaan. Sampai disini, hubungan Prabowo dan Anies tidak ada masalah, dan tidak perlu dipermasalahkan.

Namun, politik punya dinamikanya sendiri. Dalam dinamika politik inilah hubungan Prabowo dan Anies bisa dibaca dan dikalkulasi lewat survei. Hasil survei menjadi instrumen untuk membaca bagaimana penilian rakyat kepada Prabowo dan Anies.

Baca Juga  SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Adapun hasil “Negative Correlation” Prabowo-Anies ini sepenuhnya akan bergantung kepada Prabowo. Sebab, panggung kekuasaan saat ini ada di tangan Prabowo. Positif dan negatifnya persepsi rakyat, sepenuhnya bergantung bagaimana Prabowo memainkan panggung kekuasaan yang ada dalam kendalinya.

Jakarta, 8 Pebruari 2026

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *