Perjalanan karier Rizal dimulai dari sistematisnya proses pengkaderan yang dilakukan oleh Walikota Syamsir Andili. Sebagai perencana pembangunan kota yang cermat dan berbasis budaya lokal, Rizal ditempa di institusi perencanaan pembangunan kota di Bappeda, yang kini dikenal sebagai Bappelitbangda Kota Ternate. Dari posisi kasubag perencanaan hingga menjadi Sekretaris Bappeda, Rizal mengasah kemampuan strategisnya secara bertahap dan matang.
Tak berhenti di situ, di era Walikota Burhan Abdurahman, Rizal ditempatkan sebagai kepala Bappelitbangda, Kepala Dinas Perkim, dan Kepala Dinas Pariwisata. Peran-peran penting ini memperkuat kapasitasnya sebagai pejabat eselon II-B yang mampu mengelola organisasi perangkat daerah secara efektif dan efisien.
Lantas, di era Walikota H. M. Tauhid Soleman, Rizal kembali mendapatkan kepercayaan tinggi sebagai Sekretaris Daerah Kota Ternate—posisi tertinggi di birokrasi daerah. Dari jejak panjang kariernya tersebut, Rizal terbukti sukses menjalani proses kaderisasi dengan loyalitas, dedikasi, dan kapasitas yang luar biasa. Sepanjang 30 tahun pengabdiannya, beliau hampir tak pernah mengalami nasib di non-aktifkan, sebuah indikator keberhasilannya sebagai pemimpin yang mampu memperoleh kepercayaan penuh dari pemimpin tertinggi dan masyarakat.













Komentar