Sudah saatnya reformasi berhenti berpura-pura. Bukan lagi reformasi yang mengejar indeks dan penghargaan, melainkan reformasi yang berani jujur pada realitas. Bukan reformasi yang takut terlihat gagal, tetapi reformasi yang mau belajar dari kegagalan.
Manajemen yang sehat bukan manajemen tanpa panggung, melainkan manajemen yang bertanggung jawab atas apa yang ditampilkan. Ketika panggung kinerja selaras dengan realitas kerja, birokrasi tidak hanya tampak berhasil, tetapi benar-benar melayanI.
Dramaturgi Manajemen: Antara Panggung Kinerja dan Realitas Kerja









Komentar