oleh

KILAS-BALIK (BUKU FIKSI) YANG SAYA SUKAI DI TAHUN 2025

-Artikel-242 Dilihat

Secara keseluruhan, “Tanpa Rencana” mendekatkan pembaca dengan penulisnya (Dee Lestari) pada tingkat personal. Dengan kemampuan menulisnya ia berhasil menunjukkan sisi lain dari curahan hati yang penuh makna.

Buku ini akan asik dinimati oleh pembaca yang cepat bosan atau memiliki rentamg perhatian pendek. Setiap bagian mengangkat tema baru yang mengejutkan pembaca, tanpa meminta komitmen besar. Karena dapat selesai dalam waktu kurang 25 menit.

2. Buku “Filosofi Kopi”

Buku ini pertama kali terbit pada 2006 yang sangat populer. Buku ini mengisahkan tentang sebuah kedai kopi bernama “filosofi kopi”. Kedai ini tidak besar, bahkan bisa dibilang sederhana dibandingkan kedai/kafe lain di Jakarta. Namun di kedai ini, setiap inci-detil dipersiapkan dengan intens.

Melalui filosfi kopi ini, penulis ingin mengisahkan bagaimana perjuangan seorang yamg memiiiki minat menekuni dunia kopi dan memaknai kopi dari sudut pandang kehidupan.

Buku ini dianegarahi sebagai karya sastra terbaik tahun 2026, oleh majalah Tempo. Dan juga tahun yang sama dinobatkan menjadi 5 besar katulistiwa Award kategori fiksi.

3. Buku “Rectoverso”.

Saya penasaran dari judulnya, penyebutannya rada aneh dan lucu, saya mengejanya berulang-ulang. Buku ini saya dapatkan melalui pinjamam putri saya di “Perpustakaan Kota” di Balai kantor Walikota Depok.

“Ketika kau sedang jatuh hati atau patah hati, kau akan masuk sedalam mungkin ke cerita-cerita pendek Dee. Patah hati bukan hanya tentang romantic love (antar pasangan) bisa juga terjadi ketika kita sedang marah pada kakak yang sangat kita kasihi. Orang tua kita,sahabat kita sendiri yang sekarang malah lebih akrab dengan orang lain., atau siapa saja”. Demikian kalimat puitis pengantar buku ini.

Baca Juga  Dari Katolik ke Mualaf IPB! Inilah Kisah Perjalanan Spiritual Felix Siauw, Pendakwah Tionghoa yang Kini Jadi Panutan Milenial

4. Buku : Supernova: Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh

Ini adalah buku romansa berbalut fiksi ilmiah, yang menjadi pembuka dari serial novel supernova. Pertamakali diterbitkan pada tahun 2001.Novel ini menjadi sebuah gebrakan baru untuk dunia literasi Indonesia, dengan kandungan fiksi ilmiah yang dahulu tidak populer, bahkan tidak pernah terpikirkan sebelumnya.

Cerita dalam cerita, mungkin adalah ungkapan yang tepat untuk mendeskripsikan novel ini. Secara singkat diawali dengan karakter Reuben dan Dimas yang saling bertukar pikiran tentang tulisan mereka yang diselingi teori-teori sains dan psikologi.

Novel ini mengaitkan antara percintaan dengan fisika quantum, sebuah kombinasi yang unik yang tak pernah dipikirkan sebelumnya. Sang penulis (Dee) meracik keduanya dengan sangat unik.

Siapa yang akan menyangka, teori fisika yang rumit dapat diterapkan dalam kisah cinta 2 (dua) sejoli.

Novel ini juga memberikan perspekti baru yang segar soal kehidupan dan pikiran dari manusia. Sisi lain, novel ini pun mengisahkan penyimpangan-penyimpanagan yang bertolak dengan norma yang kini berlaku. Bagi yang sensitif akan mungkin kurang cocok untuk membaca buku ini.

***

(Buku Biografi) karangan Albertine Endah.

Bagi warga Tidore khusunya. Sosok Albertine tak asing. Ia pernah mengabadikan perjalanan sosok mantan Walikota Tidore dengan judul “Lelaki Dari Tidore’ mengangkat kisah hidup seorang Ahmad Mahifa.

Baca Juga  KOPERASI DESA MERAH PUTIH Fondasi Baru Ekonomi Kerakyatan dari Desa untuk Indonesia

Albertina Endah bisa disebut sebagai penulis biografi “kelas wahid” di Indonesia. Ia sudah menulis biografi deretan para tokoh nasional

Karya-karya yang saya miliki sejak lama adalah; Athirah (Ibunda Yusuf Kalla), Kepak Sayap Putri Prajurit (biografi Any Yudhoyono), bahkan saya punya dua buku yang ditulis tentang Jokowi ; Menuju Cahaya dan Memimpin Kota Menyentuh Jakarta.

1.Judul : My Life My Secret : Catatan Hati Krisdayanti

Buku ini dirilis pada Juni 2009 oleh Gramedia Pustaka Utama. Buku ini mengungkapkan krisdayanti dari sisi bantinya (beda dengan buku sebelumnya “Seribu Satu KD” dari sisi lahirnya).

Buku ini mengisahkan secara benderang segala masa-masa kelam dari sang Diva yang luput dari perhatian media. Ia mengakui pernah menjalin operasi plastik, kecanduan narkoba.

Ia menyebutkan, kejujuran yang ada dalam dirinya adalah puncak-puncak kedewasaannya. Ia berusaha berdamai dengan tidak nyaman. “Ternyata jujur pada diri sendiri itu menyenangkan”, tuturnya.

Jika ingin dirangkum, buku ini bukan hanya mencatat perjalanan sukses seorang Krisdayanti (KD). Tapi lebih dari itu. Bermula dari keinginan untuk menjadi dirinya sendiri, agar hatinya lega, KD harus mengungkapkan kejujuran. Sisi gelap, yang pernah mampir dalam kehidupannya, diungkapkannya secara blak-blakan..

Ada pelajaran hidup yang bisa didapat darinya. Kita tidak hanya terkesima dengan sensasi isinya, tapi juga bisa meresapi hikmahnya. Yang pasti Sang Diva menjadi semakin “tangguh” setelah semua kejujurannya terungkap

Baca Juga  Dari Katolik ke Mualaf IPB! Inilah Kisah Perjalanan Spiritual Felix Siauw, Pendakwah Tionghoa yang Kini Jadi Panutan Milenial

2. Buku : Chrisye: Sebuah Memoar Musikal

Buku ini ditulis hampir diujung masa sebelum Sang Legenda “berpulang”. Buku tentang Chrisye, ini ibarat “The Last Words of Chrisye”. Karya ini direview positif sebagai kisah inspiratif tentang legenda musik Indonesia yang rendah hati, perfeksionis, dan dedikatif pada musik.

Mengungkap sisi pribadinya yang belum banyak diketahui, perjalanan karir panjangnya dari era progresif hingga pop-melankolis.

Juga perjuangannya melawan penyakit hingga akhir hayatnya. Menawarkan wawasan tentang kehidupan, musik, dan keteguhan hati.

Pembaca mengapresiasi cara Albertine menyajikan cerita hangat dan jujur tentang sosok Chrisye yang legendaris namun membumi, menjadikannya buku yang menyentuh dan inspiratif untuk berbagai generasi.

Jika dirangkum, kesan saya dari buku ini adalah Pertama ; Legenda yang Membumi. Pembaca semakin kagum pada Chrisye sebagai legenda yang tetap rendah hati.

Kedua, Inspiratif dan Menyentuh. Buku ini dianggap menginspirasi dan membuat pembaca semakin mendengarkan lagu-lagunya, memahami dedikasi dan kecintaannya pada musik.

Ketiga, Kisah Unik. Banyak yang setuju Chrisye adalah pemusik unik dengan prestasi yang sulit ditandingi, dan buku ini berhasil menangkapnya.

3.Buku :Jejak Batin Yenny Rachman: Kutemukan Ridha-Nya

Saya membaca edisi pertama, terbit Maret 2010. Dengan ketebalan 262 halaman. Menginjak usia setengah abad bagi seorang Yenny Rachman adalah seperti menghampiri fase hidup yang sangat sakral.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed