Pada akhirnya, opini kritis ini bermuara pada satu harapan: bahwa Pekan Budaya Kota Rempah tidak menjadi rutinitas yang menghabiskan biaya, tetapi menjadi praktik baik dalam tata kelola budaya. Bahwa tradisi tidak hanya dipentaskan, tetapi dijaga. Bahwa anggaran tidak hanya dibelanjakan, tetapi dipertanggungjawabkan. Dan bahwa Halmahera Barat benar-benar menunjukkan diri sebagai rumah budaya yang hidup, kuat, dan dikelola dengan integritas.
PEKAN BUDAYA KOTA REMPAH,–MERAWAT TRADISI MENGUJI KESERIUSAN PENGELOLAAN ANGGARAN









Komentar